Halaman Statis

Sabtu, 22 Januari 2011

Gejala Defisiensi Unsur Hara Tanaman Kelapa Sawit Versi Penebar Swadaya


DEFISIENSI
GEJALA PADA TANAMAN
Nitrogen (N)
     1. Warna daun menjadi kuning pucat.
     2.      Pada kondisi buruk, jaringan daun menjadi kering dan mati.
     3.      Helaian daun menjadi pendek dank eras.
     4.      Pertumbuhan tanaman terhambat dan kerdil
Fosfor (P)
     1.      Warna daun hijau tua dan permukaannya terlihat mengkilap kemerah-merahan dan daun berbentuk pendek-pendek.
      2.      Bagian tepi daun, cabang, dan batang mengecil dan berwarna merah keunguan dan lambat laun berubah menjadi kuning.
      3.      Tanaman lambat berbuah.
      4.      Kualitas biji dan buah jelek, kecil, dan cepat masak.
Besi (Fe)                         
      1.      Warna di sekitar tulang daun kuning terang serta klorosis terutama pada daun muda, tetapi tulang daun tetap hijau.
      2.      Tanaman lambat pertumbuhan dan perkembangannya.
      3.      Bagian pucuk akan banyak daun yang gugur dan mati.
Kalium (K)
      1.      Daun tua akan mengkerut atau keriting.
      2.      Timbul bercak kuning transparan pada daun dan berubah merah kecokelatan serta mengering seperti hangus terbakar.
      3.      Rentan terhadap penyakit.
      4.      Ukuran buah kecil-kecil dan cepat rusak atau membusuk.  
Kalsium (Ca)
     1.      Tepi daun banyak timbul gejala klorosis dan menjalar ke tulang daun.
     2.      Kuncup daun yang masih muda sering mengalami kematian.
     3.      Kondisi yang berat, jaringan daun akan kering dan mati.
     4.      Pembentukan perakaran kurang ssempurna.
Magnesium (Mg)
     1.      Timbul klorosis pada tepi daun yang sudah tua.
     2.      Daun kecokelat-kecokelatan dan merah keungu-unguan.
     3.      Pada kondisi yang berat, daun tua akan menguning secara merata tetapi tulang daun berwarna hijau.
     4.      Sering terjadi jaringan mati pada sisi pinggir helaian daun sampai ke masing-masing anak daun.
Sulfur (S)
     1.      Pertumbuhan terhambat, pendek, kurus dan kerdil.
     2.      Daun muda berwarna kuing dan terkadang tidak merata.
     3.      Secara umum gejalanya menyerupai defisiensi nitrogen (N).
Mangan (Mn)
     1.      Tanaman kerdil dan daun hijau kekuning-kuningan bahkan kemerah-merahan, tetapi tulang daun tetap hijau.
     2.      Pada kondisi berat, jaringan daun mati.
     3.      Pembentukan biji tidak sempurna.
Tembaga (Cu)
     1.      Daun menjadi klorosis dan bagian ujungnya berwarna putih.
     2.      Pada keadaan parah, tanaman menjadi layu dan mati.
Seng (Zn)
     1.      Daun kekuning-kuningan bahkan kemerah-merahan terutama pada daun yang agak tua-kondisi parah, daun dan pelepah mengering sehingga sehingga dapat menyebabkan kematian.
Boron (Br)
     1.      Pertumbuhan tajuk mengeriting atau membelok.
     2.      Ujung pelepah melingkar dan membuka.
     3.      Daun yang baru muncul bentuknya kerdil dan berkerut.
     4.      Kuncup daun muda sulit membuka dan pelayuannya cepat. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar